Los Mbako Klaten

CategoryWisata
LocationKebonarum
Rating
0.0
Los Mbako Klaten

Tempat hitz yang satu ini patut dikunjungi ketika kalian sedang berada di Kab. Klaten.  Bangunan ini menjadi spot foto yang menarik dan jarang ditemui di tempat lain, untuk kalian yang suka upload foto di instagram tempat ini sangat instagramable dan kalian wajib berkujung kemari. Bangunan ini tidak lah megah ataupun mewah, hanya bangunan sederhana dan cukup besar  ukurannya pun sekitar 18 meter untuk lebarnya, 12 meter tinggi dan 100 meter untuk panjangnya, namun bangunan ini  mempunyai nilai estetika yang bagus. Bambu kuninglah yang menjadi bahan baku utamanya, dengan atap yang terbuat dari jerami kering atau pun daun daun tebu yang sudah kering dan lantai dasarnya yang berbentuk panggung. Lantai panggung tersebut berguna untuk menghindari tembakau dari genangan air, bentuknya yang unik tersebut semakin menonjolkan kesan tradisionalnya.

Pada dasarnya bangunan ini dibuat untuk mengeringkan tembakau setelah proses pemetikan dan sebelum dicacah.Tembakau yang dikeringkan di sini merupakan mbako kelas satu yang berjenis Vorstenlanden. Memang dari zaman kolonial Belanda, Kab. Klaten terkenal dengan tembakau kualitas pilihan yang akan dijadikan rokok maupun cerutu kelas dunia. Los mbako ini berdiri di area persawahan di pinggir Kab. Klaten. Kalian bisa menemukan tempat ini di beberapa kecamatan seperti, Kecamatan Kebonarum, Polanharjo, Jatinom, Ngawen, atau bahkan di kawasan pinggiran kawasan Kota Klaten.

 

Pada bulan Agustus lalu tepatnya tanggal 22 tahun 2017, terjadi kebakaran di salah satu Los Mbako daerah Gempolan, Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Kejadian yang berawal pukul 18.00 WIB diketahui pertama kali oleh seorang yang berada di depo pasir yang tidak jauh dari tempat tersebut. Total kerugian yamg dialami oleh PTPN X sekitar 37.5juta. Sehari setelahnya Los Mbako yang berada Dukuh Gadungan, Kec. Wedi ikut terbakar, kerugian untuk kejadian itu diperkirakan sekitar 10.5jt. Oleh karena itu, dikarenakan tempat tersebut mudah terbakar karena terbuat dari bambu, disarankan untuk para pengunjung untuk tidak bermain api disana, ataupun tidak membuang puntung rokok sembarangan.

 

Write a Review

Click to rate