Umbul Manten

CategoryWisata
LocationTulung
Rating
0.0

Mungkin yang ada dibenak kalian ketika membahas wisata d Kab. Klaten yang akan muncul adalah Candi Prambanan dan Umbul Ponggok, padahal banyak destinasi lain yang patut dikunjungi di Klaten terutama pesona alamnya. Salah satunya tempat yang wajib dikunjungi jika kalian berkunjung ke Kab. Klaten adalah Umbul Nganten. Umbul Manten atau biasa juga disebut sebagai Umbul Janti, merupakan salah satu objek wisata di Klaten yang patut anda kunjungi jika ke Klaten. Ya, wisata yang satu ini sangat cocok untuk tujuan liburan Anda bersama keluarga ataupun kekasih anda. Kehadiran Umbul Manten saat ini telah melengkapi tempat wisata di Klaten. Oleh sebab itu pantas saja jika setiap tahunya jumlah wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Klaten terus meningkat tajam. Tidak hanya dari dalam wisatawan dari dalam Negeri saja namun juga wisatawan Manca Negara. meski belum sepopuler Umbul Ponggok, namun keindahannya tidak kalah dari Umbul Ponggok. Umbul Manten juga belum dikelola dengan serius seperti proyek umbul lainnya dan baru mencuat sebagai tempat wisata baru di Internet beberapa waktu belakangan ini. Kejernihan airnya sebeningkaca, membuat banyak orang ingin tahu seberapa cantik tempat tersebut. Oleh karena itu tidak heran meski belum banyak direnovasi dan dipercantik oleh pemerintah, wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut semakin bertambah setiap waktu. Kalian tak akan rugi jika berkunjung kemari, karena kalian dapat mengabadikan foto under water yang sangat bagus di sana. Tak harus merogoh kocek dalam dalam karena cukup membayar Rp. 2000, kalian sudah bisa menikmati tempat wisata tersebut. Umbul Manten beralamat di Jl. Janti, Wunut, Tulung, Kabupaten Klaten. Jika kalian berasal dari luar kota kalian dapat menggunakan google maps untuk membantu menuju kesana.

Air Jernih Umbul Manten

Dalam sejarah penamaan umbul manten dahulu dikarenakan ada sepasang pengantin baru yang diberi nasehat oleh sesepuh setempat agar mereka tak keluar rumah setelah senja, hingga setelah 40 hari mereka menikah. Namun, mereka melanggarnya nasehat tersebut. Sang mempelai pria berjalan dahulu diikut mempelai wanita kemudian ketika pria tersebut menoleh kebelakan dia tak melihat istrnya, dan akhrinya mereka tak bertemu lagi. Semua itu merupakan cerita rakyat yang beredar di daerah tersebut.

View Umbul Manten

Write a Review

Click to rate